nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien DBD Meningkat di Tangsel, Ini Kata Wali Kota Airin

Hambali, Jurnalis · Jum'at 08 Maret 2019 18:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 08 338 2027531 pasien-dbd-meningkat-di-tangsel-ini-kata-wali-kota-airin-FEZ7GkeNvY.jpg Wali Kota Tangerang Airin (Foto: Instagram)

TANGERANG SELATAN - Pada periode awal tahun 2019, jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami peningkatan drastis di sejumlah rumah sakit yang ada di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Para pasien umumnya berusia anak-anak hingga dewasa. Saking mengalami kondisi darurat, pasien DBD terpaksa harus dirawat di selasar maupun bangsal Rumah Sakit (RS). Hal itu mau tak mau harus dijalani, lantaran penuhnya kamar perawatan yang tersedia.

Kondisi demikian terlihat di selasar lantai 3 RSU Tangsel, di mana sejumlah pasien anak-anak harus rela terbaring di atas ranjang perawatan dengan peralatan terbatas. Sama halnya yang terjadi di beberapa RS swasta, misalnya di RS Sari Asih Ciputat yang terpaksa merawat pasien DBD di bagian bangsal.

Situasi penuh sesaknya ruang perawatan sejumlah rumah sakit di Kota Tangsel, membuat pasien baru DBD memilih berobat hingga ke luar daerah. Kebanyakan mereka terpaksa berobat ke Kota Tangerang dan Jakarta.

DBD

Baca Juga: DBD Meluas di Tangerang Selatan, Sejumlah Warga Ciputat dan Serpong Mulai Terjangkit

Saat hal itu dikonfirmasi, Wali Kota Airin Rachmi Diany tak bergeming menanggapi. Dia malah meminta agar wartawan menanyakannya langsung ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel.

"Langsung ke Dinkes saja ya, di sana semua datanya," kata Airin usai menghadiri kegiatan di Lubana Sengkol, Setu, Tangsel, Jumat (8/3/2019).

Setelah terus didesak, Airin yang nampak terlihat kurang sehat itu akhirnya kembali melemparkan sedikit pernyataan. Di mana pada intinya, dia meminta kepada masyarakat agar mewaspadai segala macam penyakit akibat siklus cuaca yang tidak menentu belakangan ini.

"Warga harus waspada," sambungnya.

Sebagai gambaran tak tertampungnya pasien DBD di ruang perawatan itu bisa dilihat di RS Sari Asih yang terletak di Jalan Otista, Ciputat, Kota Tangsel. Tercatat ada ratusan pasien DBD yang menjalani perawatan disana. Sebagian beruntung mendapat perawatan di kamar inap, namun banyak pula yang harus rela dirawat di bangsal rumah sakit.

Public Relations (PR) RS Sari Asih Ciputat, Fitriaty Irviana menuturkan, jumlah pasien DBD yang datang menjalani perawatan sudah ramai sejak bulan Desember 2018 silam. Namun ternyata kondisi itu terus meningkat, dengan data per bula Januari sebanyak 110 pasien DBD, lalu Februari menjadi 120 pasien.

"Lagi outbreak (mewabah) disini. Nggak tau ya sampai full terus. Kalau data dari bulan Januari itu pasien DBD ada 110 pasien, Februari ini 120 pasien. Kalau bulan Maret kita belum bisa extract, karena kan masih awal bulan, jadi belum ketarik datanya. Tapi yang pasti memang banyak banget pasien DBD," ucapnya.

Dari seluruh pasien DBD yang dirawat, sambung Fitriaty, mayoritas penderitanya adalah usia anak-anak dan dewasa muda. Para pasien sendiri merupakan pasien rujukan, di mana di rumah sakit sebelumnya tak tertampung lantaran kamar inap telah penuh.

"Dominan yang dirawat usia dewasa muda, dan anak-anak juga banyak," katanya.

DBD

Baca Juga: Rumah Sakit di Tangsel Tak Mampu Tampung Pasien DBD yang Terus Melonjak

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini