"Lagi outbreak (mewabah) disini. Nggak tau ya sampai full terus. Kalau data dari bulan Januari itu pasien DBD ada 110 pasien, Februari ini 120 pasien. Kalau bulan Maret kita belum bisa extract, karena kan masih awal bulan, jadi belum ketarik datanya. Tapi yang pasti memang banyak banget pasien DBD," ucapnya.
Dari seluruh pasien DBD yang dirawat, sambung Fitriaty, mayoritas penderitanya adalah usia anak-anak dan dewasa muda. Para pasien sendiri merupakan pasien rujukan, di mana di rumah sakit sebelumnya tak tertampung lantaran kamar inap telah penuh.
"Dominan yang dirawat usia dewasa muda, dan anak-anak juga banyak," katanya.

Baca Juga: Rumah Sakit di Tangsel Tak Mampu Tampung Pasien DBD yang Terus Melonjak
(Edi Hidayat)