Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPAI Nilai Isu Rokok Penting Dibahas Timses Dalam Debat Pilpres

Muhamad Rizky , Jurnalis-Sabtu, 09 Maret 2019 |15:08 WIB
KPAI Nilai Isu Rokok Penting Dibahas Timses Dalam Debat Pilpres
Diskusi Trijaya FM (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisioner KPAI Bidang Kesehatan Sitti Hikmawatty menilai pembahasan rokok bisa menjadi isu yang menarik untuk diangkat oleh kedua tim pemenangan baik paslon nomor urut 01 maupun 02 jelang debat ketiga yang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2019 mendatang.

Debat yang akan dilangsungkan di Hotel Sultan dengan tema Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan, itu sangat relevan mendorong isu rokok tersebut.

"Jadi sangat tepat sekali hal ini diangkat para tim sukses. Ini terkait visi kalau enggak ada visi dari pimpinan siapapun menterinya akan mengalami masalah. Ke atas mentok ke bawah enggak bisa kesamping, ribut jadi kita bertarung melawan diri sendiri," kata Sitti saat diskusi polemik MNC Trijaya, di Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2019).

Baca Juga: Ciri-Ciri Lembaga Survei yang Bukan Abal-Abal versi KPU

Trijaya

Ia menjelaskan bahwa ada hubungan antara rokok, stunting dengan kemiskinan. Hal itu terlihat dari tumbuh kembang anak yang merokok berbanding dengan anak yang tidak merokok teehadap pertumbuhan Berat Badan (BN) dan Tinggi Badan (TB).

"Anak-anak kelompok perokok BBnya lebih ringan antara 1-2 kg tumbuh TB lebih rendah 0,34 cm pada satu generasi tapi ketika itu menyangkut generasi berikutnya hal-hal yang awalnya tidak dominan tidak jadi dominan nah yang kami khawatirkan angka kejadian perokok usia muda bergeser semakin lebih muda," kata Sitti.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement