Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Seorang Pria Hampir Ditelan Paus saat Menyelam di Afrika Selatan

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Senin, 11 Maret 2019 |19:41 WIB
Seorang Pria Hampir Ditelan Paus saat Menyelam di Afrika Selatan
Pria hampir ditelan paus saat menyelam di Afrika Selatan. Foto/Youtube
A
A
A

CAPE TOWN – Seorang pria bernama Rainer Schimpf (51) hampir ditelan ikan paus saat menyelam di lepas pantai Port Elizabeth, Afrika Selatan.

"Saya sangat heran, entah dari mana paus ini muncul," kata Schimpf mengutip Sky News, Senin (11/3/2019).

"Saya sedang mengawasi datangnya hiu. Apakah hiu ada di depanmu atau di belakangmu, kiri atau kanan, jadi kami sangat fokus pada hiu dan perilakunya. Lalu tiba-tiba gelap."

Schimpf, yang telah bekerja sebagai istruktur selam selama lebih dari 15 tahun, mengatakan ia sedang menyelam bersama dua orang. Ia sedang mendokumentasikan ikan sarden, yang merupakan makanan lumba-lumba, paus, dan hiu.

BacaMengaku "Bangkitkan" Orang Mati, Pastor Afsel Jadi Bahan Olok-Olok di Internet

BacaPria Afsel Ditahan Setelah Tertangkap Basah Perkosa Kucing

Pria berusia 51 tahun itu menjelaskan saat paus itu menangkapnya, dia merasakan tekanan di sekujur tubuhnya, tetapi segera menyadari bahwa dia terlalu besar untuk ditelan paus.

"Jadi pikiran saya berikutnya, paus itu mungkin melepaskan saya, jadi saya langsung menahan napas," katanya kepada Sky News.

"Jelas dia (paus itu) menyadari aku bukan makanannya, jadi dia memuntahkanku lagi," lanjut Schimpf.

Paus yang hampir menelan Schimpf adalah jenis paus bungkuk yang bisa tumbuh hingga panjang 16 meter, menurut Badan Kelautan Amerika Serikat. Mamalia ini memakan kepiting merah, udang, dan ikan.

"Begitu Anda ditangkap oleh sesuatu yang beratnya 15 ton dan sangat cepat di dalam air, Anda sadar bahwa Anda sebenarnya hanya sekecil itu di tengah lautan," kata Schimpf.

 

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement