nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PBB: Pada 2018, 1.106 Anak-Anak Meninggal Akibat Perang Suriah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 19:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 12 18 2029046 pbb-pada-2018-1-106-anak-anak-meninggal-akibat-perang-suriah-jzg1vhkG3I.jpg Seorang anak asal Suriah. Foto/Reuters

ISTANBUL – Sebanyak 1.106 anak-anak tewas akibat perang saudara yang melanda Suriah pada 2018, lapor badan urusan Anak-anak PBB (UNICEF), Senin (12/3/2019).

Direktur Pelaksana UNICEF Henrietta Fore dalam sebuah pernyataan mengungkapkan angka kematian itu menjadi yang tertinggi.

"Pada 2018 saja, 1.106 anak-anak tewas dalam perang, jumlah itu hasil resmi oleh PBB, yang berarti jumlah sesungguhnya mungkin jauh lebih banyak," kata Fore mengutip Anadolu Agency (AA), Selasa (12/3/2019).

Fore mengatakan 262 serangan dilancarkan terhadap lembaga pendidikan dan kesehatan pada 2018.

Foto/Reuters 

Ia prihatin dengan situasi di Idlib, kota di bagian barat-laut Suriah, di mana kerusuhan dilaporkan telah menewaskan 59 anak dalam beberapa pekan belakangan.

BacaTrump: Penarikan Mundur Pasukan AS dari Suriah Dilakukan Secara Tepat 

"Anak-anak dan banyak keluarga di tanah tak bertuan terus hidup dalam ketidakpastian. Situasi keluarga di Rukban, dekat perbatasan Yordania, terus menghadapi keputusasaan, dengan akses terbatas ke makanan, air, tempat berteduh, perawatan kesehatan, dan pendidikan," tutur Fore.

Kondisi yang memburuk

Ia juga khawatir dengan kondisi yang bertambah buruk di Kamp Al Hol di bagian timur-laut yang saat ni menampung lebih dari 65.000 orang, termasuk sebanyak 240 anak-anak tanpa pendamping atau yang terpisah dari keluarga mereka.

"Sejak Januari tahun ini, hampir 60 anak dilaporkan meninggal saat melakukan perjalanan sejauh 300 kilometer dari Baghouz di Suriah Timur menuju kamp itu," ujarnya.

“Nasib anak-anak di Suriah masih tidak jelas," kata dia.

UNICEF mendesak negara anggota PBB agar bersama-sama bertanggung-jawab terhadap nasib anak-anak Suriah yang tidak memiliki negara.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini