nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penampakan Mistis Bangunan Kuno di Proyek Tol Malang

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 15:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 12 519 2028913 penampakan-mistis-bangunan-kuno-di-proyek-tol-malang-0B4YvLLroI.jpg Foto: Okezone

MALANG - Situs bangunan Kota di Tol Malang - Pandaan tepatnya di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, diduga sudah ada sejak sebelum era Kerajaan Majapahit.

Praktisi Supranatural dan Budayawan Jaya Supriyanto melihat situs kuno tersebut sudah sejak ada dari zaman sebelum Kerajaan Majapahit. Ia bahkan menyebut situs itu dibuat sejak zaman Kerajaan Singosari berdiri.

"Itu situs peninggalan Singosari tapi dirusak oleh Jayakatwang sehingga saat Majapahit memerintah, dan berkuasa menemukan situs itu kemudian dibenahi oleh Hayam Wuruk di era Kerajaan Majapahit," jelas pria yang akrab disapa Mbah Supri ini.

 ssd

Selain sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit, lokasi di sekitar situs kuno juga ditemukan banyak benda kuno dan benda pusaka lainnya.

"Ada banyak sekali benda - benda pusaka berupa keris, batu kuno, dan makhluk tak kasat mata di lokasi," terangnya.

Beberapa makhluk seperti siluman ular besar, perempuan dengan memakai kebaya jawa, orang menunggangi kuda, orang berpakaian besaran Jawa membawa cangkul hingga ada mahkuk tinggi besar di dekat Sungai Amprong.

Penglihatan supranatural ini diamini beberapa warga sekitar, Muhammad Solikhin mengatakan pernah melihat seorang perempuan menggunakan pakaian kebaya Jawa berjalan di sekitar pos jaga tol.

 sd

"Pernah ada perempuan berpakaian kebaya jalan waktu dari pos jaga di Tol Malang, dia jalan ke arah timur ke dekat sungai dan menghilang di sana," ungkap Solikhin di rumahnya, Selasa (12/3/2019).

Bahkan dari penuturannya, situs bangunan yang sedang digali Balai Pelestarian Cagar Budaya ini merupakan sebuah punden yang dikeramatkan warga Desa Sekarpuro.

"Di sana itu angker dari dulu. Ada punden yang dikeramatkan warga sini. Ada arca juga tapi karena kependem misterius akhirnya sama warga ditimbun sekarang," tambahnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini