nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saksi Ahli Sebut Kata 'Ini Idiot' Ahmad Dhani Ditujukan ke Massa Pendemo

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 16:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 12 519 2028969 saksi-ahli-sebut-kata-ini-idiot-ahmad-dhani-ditujukan-ke-massa-pendemo-CoFxmQznmc.jpg Sidang kasus Ahmad Dhani di PN Surabaya (Syaiful/Okezone)

SURABAYA - Sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/3/2019). Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Andik Yulianto, saksi ahli dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Sebagai pakar bahasa, Andik Yulianto diminta memberikan analisanya penilain secara keilmuan atas kata ‘ini idiot’ yang diucapkan Ahmad Dhani dalam vlognya saat dikepung oleh massa yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, pada Minggu 26 Agustus 2018.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim R Anton Widyopurnomo, JPU memutar video vlog Ahmad Dhani yang didalamnya terdengar kata idiot tersebut. Video itu direkam di sebuah hotel di Surabaya, saat Ahmad Dhani dikepung massa.

Setelah video diputar, JPU bertanya pada saksi ahli apakah ada istilah penghinaan dan kalimat yang mengandung unsur menghina.

 

Andik menjelaskan dalam video terlihat ada seseorang berbicara tentang keadaan di situ. Kemudian ada temannya yang ikut berbicara. Seseorang itu tidak sendiri tapi kelompok.

"Menunjuk ke arah keluar sana dan disebut kelompok mengadang. Kemudian saudara AD (Ahmad Dhani) mengatakan ‘ini idiot’ sambil (mengarah) ke arah luar. Secara bahasa dikatakan," kata Andik dalam persidangan.

Menurut Andik, idiot merupakan kata asing yang diserap dalam bahasa Indonesia. Idiot merupakan taraf berpikir paling rendah kalau dikaitkan dengan IQ. Kata idiot masuk katagori penghinaan jika ditujukan kepada orang yang tak memiliki taraf berpikir paling rendah.

 

Kata ini yang diucapkan dalam video itu termasuk menunjukkan di sekitar hotel tempat Ahmad Dhani dikepung massa. Kata idiot yang diucapkan dengan melihat keluar dan gerakan kepala mengarah ke luar berarti ditujukan ke luar yakni massa yang mengepungnya.

"Kata idiot yang jadi persoalan. Kenapa orang tersinggung karena idiot, kata berpikir rendah. Ini idiot-idiot. Kalau orang tidak dalam keadaan idiot, tapi dikatakan idiot ya itu yang jadi masalah," ujar dosen Unesa tersebut.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini