nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moeldoko: Bahar bin Smith Giring Opini dengan Ancam Jokowi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 21:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 14 337 2030149 moeldoko-bahar-bin-smith-giring-opini-dengan-ancam-jokowi-tjRnEgJCOn.jpg KSP Moeldoko. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

PANGKALPINANG – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menilai pernyataan terdakwa kasus penganiayaan terhadap dua remaja di Bogor, Habib Bahar bin Smith, yang mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilakukan untuk menggiring opini.

Moeldoko menyebut Habib Bahar sengaja ingin membangun persepsi di masyarakat bahwa kasus hukum yang menjeratnya merupakan intervensi dari Jokowi.

"Saya pikir dari dulu sudah, bahwa sebuah penggiringan opini berjalan terus-menerus. Semua persoalan selalu dikaitkan dengan Pak Jokowi," kata Moeldoko di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019).

Mantan Panglima TNI menerangkan, saat ini telah terjadi kesalahan cara berpikir yang dilakukan oleh kubu penantang Jokowi. Pasalnya, menurut dia, setiap terjadinya peristiwa tertentu langsung diarahkan karena kesalahan dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Moeldoko kemudian mencontohkan soal kasus Wasekjen Demokrat Andi Arief yang tertangkap tangan tengah mengonsumsi narkoba jenis sabu. Saat itu, sambung dia, Jokowi langsung disalahkan atas penangkapan tersebut.

"Ini sebuah fenomena baru, lucu yang berjalan di Indonesia. Si Andi Arief yang sedang fly sedang menikmati hobinya, Pak Jokowi yang disalahin. Ini gimana sih. Ada sebuah anomali berpikir kita itu," ujarnya.

Ekspresi Bahar bin Smith Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Bandung

"Ini perlu diluruskan negara ini, agar masyarakat tidak seenaknya mengarahkan sasarannya kepada Pak Jokowi khususnya," tuturnya.

Menurut Moeldoko, penggiringan opini ini sengaja dilakukan kelompok-kelompok yang sedang memanfaatkan situasi jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Kelompok itu, kata Moeldoko, sengaja ingin melemahkan kepemimpinan Jokowi agar terlihat tak mampu mengelola negara. Kemudian image lemahnya Jokowi tersebut akan dimanfaatkan untuk kepentingan pilpres.

(Baca Juga : Habib Bahar bin Smith: Jokowi, Tunggu Saya Keluar!)

"Jadi presiden dalam konteks ini sama sekali tidak intervensi tidak ikut campur dan seterusnya atas proses hukum yang dijalani oleh saudara Smith," ujar Moeldoko.

Sekadar informasi, Habib Bahar bin Smith kembali mengikuti sidang lanjutan kasus penganiayaan terhadap dua orang anak dengan agenda mendengar tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi atau nota keberatannya, hari ini.

Saat keluar persidangan, Bahar menuding Presiden Jokowi tidak adil terhadap dirinya. "Tunggu saya keluar, ketidakadilan hukum dari Jokowi, tunggu saya, akan dia rasakan," ujar Bahar.

(Baca Juga : Sayangkan Ancaman Habib Bahar terhadap Jokowi, TKN: Ikuti Saja Proses Hukum)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini