Karena itu, untuk perbaikan dan kesejahteraan bangsa diperlukan pimpinan elite yang baik dan jujur. "Dengan sedih saya katakan, karena saya termasuk di bagian itu (elite), saya melihat mereka mengorbankan rakyat untuk kepentingan diri sendiri, bukan untuk kepentingan rakyatnya," ucap Prabowo.
Dia juga bilang, sistem yang dibangun sejak tahun 45 tidak dipegang teguh para elite saat ini. "Masalah impor, garam dari Australia. Katanya bagus. Masak tanah yang subur kita impor jagung dan singkong," tuturnya.
Prabowo dalam kesempatan itu, mengajak pendukungnya untuk tidak banyak bicara dan lebih banyak bekerja demi kemajuan Indonesia. "Jangan banyak bicara. Omong yang intinya saja," ujar dia.
(Baca Juga: Prabowo: Saya Akan Usir Elite Gendeng dari Indonesia!)
(Fiddy Anggriawan )