nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ancam Jokowi, TKN Doakan Habib Bahar Dapat Hidayah

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 15 Maret 2019 11:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 15 337 2030283 ancam-jokowi-tkn-doakan-habib-bahar-dapat-hidayah-gzz0mVrynO.jpg Habib Bahar (Okezone)

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) mendoakan agar Habib Bahar Bin Smith agar mendapat hidayah. Hal ini terkait soal Habib Bahar yang mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahar adalah terdakwa kasus penganiayaan terhadap dua orang di bawah umur. Ia menuding Jokowi tidak adil terhadap dirinya.

 Baca juga: Habib Bahar bin Smith: Jokowi, Tunggu Saya Keluar!

Juru Bicara TKN KIK, Irma Suryani Chaniago menganggap, ancaman Bahar ke Jokowi aneh. Pasalnya, kasus yang membelit Bahar tidak ada kaitannya dengan petahana.

https://img.okeinfo.net/content/2019/03/15/337/2030211/habib-bahar-bin-smith-ancam-jokowi-tkn-harusnya-dia-itu-introspeksi-diri-uTc9T0hLh7.jpg

"Astaghfirullah hal adzim, yang menganiaya siapa? yang lapor siapa? yang disalahkan siapa? yang mencaci maki siapa? kok aneh ya?" kata Irma kepada Okezone, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Habib Bahar bin Smith Ancam Jokowi, TKN: Harusnya Dia Itu Introspeksi Diri

Namun demikian, politisi NasDem itu mendoakan Bahar agar dapat hidayah. "Sudah biarkan saja, semoga yang bersangkutan mendapat hidayah dan menjadi manusia yang lebih saleh dengan pengalaman-pengalaman hidup yang telah dilalui," imbuh Irma.

Sekadar informasi, Bahar baru saja selesai mengikuti sidang lanjutan kasus penganiayaan terhadap dua orang anak dengan agenda mendengar tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi atau nota keberatannya.

Baca juga: Moeldoko: Bahar bin Smith Giring Opini dengan Ancam Jokowi

Saat keluar persidangan, Bahar menuding Presiden Jokowi tidak adil terhadap dirinya. "Tunggu saya keluar, ketidakadilan hukum dari Jokowi, tunggu saya, akan dia rasakan," ujar Bahar, Kamis 14 Maret 2019.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini