nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PPP Hormati Proses Hukum Terhadap Romahurmuziy

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 14:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 16 337 2030833 ppp-hormati-proses-hukum-terhadap-romahurmuziy-M7uXr82rL9.jpg PPP (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan sikap terkait penangkapan ketua umumnya M Romahurmuziy (Romi) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga terkait jual beli jabatan di Kemenag.

Sekretaris Jendral PPP Arsul Sani mengatakan, partai berlambang kabah itu menyerahkan dan menghormati proses hukum yang tengah dilakukan oleh KPK terhadap Romi.

"Kami percaya bahwa KPK akan melakukan proses hukum itu secara adil secara fair dan juga tentu tetap menghargai asas praduga tak bersalah sebagaimana yang ada juga dalam sistem hukum pidana," kata Arsul saat konfrensi pers di DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu, (16/3/2019).

Baca Juga: Kena OTT dan Ditahan KPK, Romi: Saya Merasa Dijebak

Romi

Arsul mengatakan, pihaknya tidak memandang negatif terhadap apa yang dilakukan KPK tersebut. Untuk itu pihaknya juga telah meminta kepada seluruh jajaran partainya agar menghormati proses hukum dan tidak melakukan hal yang bisa menghambat objektifitas KPK dalam memproses kasus itu.

"Kita hormati KPK sebagai sebuah lembaga penegak hukum yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk melakukan penegakan hukum di bidang tindak pidana korupsi," kata Arsul.

Diketahui sebelumnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di daerah Sidoarjo, Jawa Timur, pada pagi hari kemarin. Dalam operasi senyap tersebut, tim mengamankan enam orang.

Keenam orang tersebut terdiri atas satu anggota DPR RI yaitu Ketum PPP, Romahurmuziy (Romi), staf Romi, satu pihak swasta, dan tiga pihak Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Selain mengamankan enam orang, KPK juga menyita uang dalam pecahan rupiah.

Operasi senyap tersebut diduga terkait jual-beli jabatan di Kemenag. KPK menduga transaksi suap terkait jual-beli jabatan di Kemenag yang disinyalir melibatkan Romi terjadi sudah lebih dari sekali.

Romi

Baca Juga: Romi Ditangkap KPK di Hotel, Begini Kronologi Penangkapannya

(edi)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini