Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gandeng Pemkab Banyuwangi dan Citilink, Kemenpar Promosi di Bandara KLIA

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Minggu, 17 Maret 2019 |12:43 WIB
Gandeng Pemkab Banyuwangi dan Citilink, Kemenpar Promosi di Bandara KLIA
Menteri Pariwisata Arief Yahya/ doc Kemenpar
A
A
A

JAKARTA – Setelah sukses dengan Wonderful Indonesia Travel Fair With Citilink, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali pamerkan keindahan pariwisata Banyuwangi di Kuala Lumpur, Malaysia. Kali ini, Kemenpar menggandeng Pemkab Banyuwangi dan Citilink. Event yang digelar adalah Banyuwangi Cultural Week. Lokasinya di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA), 20-24 Maret 2019.

Kegiatan ini berupa exhibition (Pameran) dengan bergaya gallery. Nantinya, paviliun Indonesia akan menampilkan potret pariwisata Banyuwangi. Baik destinasi wisata alam, buatan, kuliner dan kebudayaan.

"Banyuwangi Cultural Week nanti digelar di Stage area, Departure Hall, Level 5, Main Terminal Building, KLIA," ujar Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, didampingi Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung, Jumat (15/3).

Rangkaian acara ini diawali dengan Press Conference. Dilanjutkan Pertunjukan Seni Budaya Banyuwangi, tata pamer batik serta kerajinan Banyuwangi. Tidak hanya itu, juga ada sajian kopi dan makanan khas Banyuwangi.

"Pemkab Banyuwangi akan menerbangkan 10 orang seniman pilihan dari Banyuwangi yang akan mengisi acara di KLIA nanti," kata Rizki.

Alasan Kemenpar memiliki Bandara utama Kuala Lumpur sebagai venue, karena merupakan pintu keluar-masuk wisatawan. Serta, sebagai meltingpot. KLIA sangat strategis untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Caranya dengan memanfaatkan lalu lalang pengunjung KLIA.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement