MALANG - Selain temuan struktur batu bata yang diduga bangunan kuno pada proyek Tol Malang - Pandaan di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ternyata Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) juga menemukan dua unit arung atau terowongan peninggalan kuno yang diduga masih terkait dengan struktur batu bata yang ditemukan.
Menurut Arkeolog BPCB, Wicaksono Dwi Nugroho, arung atau semacam terowongan kecil di zaman dahulu digunakan sebagai sarana saluran air permukiman kuno.
"Arung itu saluran air bawah tanah, beberapa arung sengaja dibuat untuk fungsi aliran air. Tapi ada juga yang digunakan untuk tempat pelarian saat terjadi peperangan," jelas Wicaksono di temui di lokasi arung, Senin (18/3/2019).
Arung yang berada di sekitar situs kuno tersebut terdapat 2 unit dengan jarak tak jauh dari struktur batu bata seperti bangunan.
"Di sini kita temukan 2 arung di sisi utara dan selatan arungnya. Di sisi selatan ada satu arung yang sudah tertutup galian proyek tol jaraknya sekitar 180 meter arah selatan dari bangunan dan sisi utara jaraknya 71 meter di sisi timur temuan situs," jelasnya.
Baca Juga: Penampakan Mistis Bangunan Kuno di Proyek Tol Malang
