Rancangan fasad utama didesain mencerminkan iklim dan lingkungan tropis Jakarta, dan dibangun dengan sistem lapisan metal berlubang. Bagian depan gedung kedubes tampak seperti anyaman yang melambangkan posisi khatulistiwa sekaligus motif anyaman lokal.
Di dalam gedung juga ditampilkan berbagai karya seni yang merefleksikan kemitraan dari Indonesia dan AS, termasuk seni batik karya seniman kenamaan Indonesia, Iwan Tirta dan karya seni dari seniman AS yang berinspirasi oleh kehidupan dan alam Indonesia.
“Rumah baru kami dibangun oleh tangan warga Indonesia dan AS, dan saya ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada warga Indonesia yang telah bekerja keras dan bermitra dengan kami untuk menjadikan fasilitas baru dan kedutaan baru ini menjadi sebuah realita yang indah,” kata Dubes Donovan.
(Rahman Asmardika)