Will belum menanggapi permintaan untuk memberikan komentar. Menurut screenshot dari halaman GoFundMe, dia mengatakan dia "di bawah batasan ketat untuk membatasi postingnya di media sosial".
Meski akun Twitter-nya telah dihapus, respons awal Will terhadap insiden telur itu telah disimpan dan diedarkan oleh pengguna lain.
"Ini adalah saat saya merasa sangat bangga ada sebagai manusia," tulisnya.
"Biarkan saya memberi tahu kalian semua, Muslim bukan teroris dan terorisme tidak memiliki agama. Semua orang yang menganggap Muslim sebagai komunitas teroris memiliki kepala kosong seperti Anning," tambahnya.
"Jangan timpuk telur ke arah politisi. Anda akan diterjang oleh 30 bogans pada saat yang sama. Saya belajar dengan cara yang sulit," katanya, dalam sebuah video yang direkam setelah insiden teersebut. Will menggunakan istilah bogan yang menghina, terkadang juga panggilan akrab, bagi orang Australia yang tidak sopan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.