Share

Ingin Hapus UN, Sandiaga: Kualitas Pendidikan di Tiap Wilayah Beda-Beda

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 19 Maret 2019 03:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 19 605 2031875 ingin-hapus-un-sandiaga-kualitas-pendidikan-di-tiap-wilayah-beda-beda-ykq4m3x5Gn.jpg Cawapres Sandiaga Uno di Malang (Foto: Avirista/Okezone)

MALANG - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno membuat dua program gebrakan di bidang pendidikan yakni dengan menghapus Ujian Nasional (UN) sebagai standar kelulusan dan meliburkan aktivitas belajar mengajar di bulan Ramadhan.

Penghapusan UN, menurut pendamping Prabowo Subianto ini sebagai langkah pengembalian keadilan sistem pendidikan di Indonesia.

"Kualitas pendidikan Indonesia di setiap wilayah belum memiliki standar yang sama. Kualitas berbeda-beda, oleh karena itu untuk mengembalikan keadilan itu kita tak jadikan UN sebagai standar kelulusan," jelas Sandiaga usai silaturahmi dengan Kyai, Habaib, Masyaiykh se - Malang Raya, Selasa malam (18/3/2019) di Taman Krida Budaya, Kota Malang.

Sebagai pengganti UN, mantan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta ini akan mengedepankan penelusuran minat dan bakat siswa demi keadilan bagi sistem pendidikan di Indonesia.

(Baca Juga: Mendikbud Tanggapi Wacana Sandiaga Uno soal Penghapusan UN)

Selain menghapus UN, program Calon Presiden (Capres) dan Cawapres nomor urut 02 yakni dengan meliburkan aktivitas sekolah selama sebulan penuh di bulan suci Ramadhan.

"Libur satu bulan selama bulan Ramadhan bukan hal yang baru. Zaman Gus Dur sudah ada itu. Nantinya siswa yang beragama islam akan mengasah budi pekerti dan akhlak mungkin ikut pesantren kilat dan dan memastikan ke-bhinekaan kita, toleransi kita tetap dijaga dalam bingkai Pancasila dan UUD 1945," bebernya.

Sedangkan bagi siswa yang beragama non-islam, juga akan disiapkan program yang sama sesuai dengan kepercayaan agama yang dianutnya. "Yang beragama lain memiliki tentunya program yang sama sesuai agama dan kepercayaannya," pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini