Share

Hasto: Pemimpin Bangsa Itu Persoalan Karakter, Bukan Badan Six Pack

Sarah Hutagaol, Okezone · Selasa 19 Maret 2019 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 19 605 2031987 hasto-pemimpin-bangsa-itu-persoalan-karakter-bukan-badan-six-pack-zGPpUHhK15.jpg Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP Sekaligus Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin (foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, yakni Hasto Kristiyanto menilai bahwa karakter seorang pemimpin yang baik adalah dengan memiliki jiwa dan rohani yang sehat.

Hasto Kristiyanto menjelaskan karena melalui jiwa dan rohani yang sehat tersebut akan menghasilkan pikiran dan keputusan yang jernih untuk kepentingan seluruh rakyat, bangsa serta negara.

(Baca Juga: Ingin Hapus UN, Sandiaga: Kualitas Pendidikan di Tiap Wilayah Beda-Beda) 

Prabowo-Sandi Fokus Ciptakan Lapangan Kerja bagi Anak Muda

"Karakter yang baik dari pemimpin, yang dijiwai oleh jiwa-rohani yang sehat, akan melahirkan pikiran dan keputusan politik yang jernih untuk rakyat, bangsa dan negara,” ujar Hasto dalam keterangannya kepada Okezone, Selasa (19/3/2019).

“Kita mengenal kata-kata bijak Mens Sana In Corpore Sano, dimana antara tubuh dan jiwa merupakan satu kesatuan. Jiwa yang tidak sehat, ciptakan kata-kata dan perilaku yang tidak sehat. Dengan demikian rekam jejak pemimpin akan menggambarkan karakter dasar pemimpin itu. Karakter inilah yang seharusnya dilihat,” urainya.

Ia pun menambahkan bahwa karakter pempimpin yang baik tidak hanya diukur dari tampilan secara fisik. Hasto pun mencontohkan penampian Ma’ruf Amin yang mengenakan sarung tetap bisa menggeser pandangan masyarakat tentang pemimpin yang baik tersebut, yakni dengan menunjukkan sikap bijaksana dan berpikir positif.

(Baca Juga: Penampilan Ma'ruf Amin dalam Debat Dinilai Patahkan Keraguan Sejumlah Pihak) 

"Alhamdulillah penampilan debat Kyai Ma'ruf Amin menghadirkan kesempurnaan kearifan dan visi-misi pemimpin baik. Rekam jejak pemimpin dalam karakter itu bisa dilihat dari kearifan, kebijaksanaan, berpikir positif, bertindak positif. Bandingkan dengan pemimpin emosional, un-control, ataupun minimnya rasa kemanusiaan,” ungkap Hasto.

“Pemimpin itu persoalan tanggung jawab bagi bangsa dan negara agar Indonesia berkehidupan aman, tenteram, makmur dan mengalir kebaikan sejati untuk kemaslahatan rakyat Indonesia,” sambung Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini