SULTENG – Tim relawan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin terus gerilya memenangkan pasangan calon nomor urut 01 itu. Bergerak di Sulawesi Tengah (Sulteng), relawan yang tergabung dalam Reliji menggalakan kampanye door to door dengan mengirim para milenial.
"Adik-adik sebagai relawan Jokowi harus sebarkan informasi berbagai kemajuan tersebut, baik lewat media sosial maupun secara langsung ke masyarakat melalui kampanye door to door ini,” kata Ketua Umum Kornas Reliji Bursah Zarnubi dalam siaran persnya, Selasa (19/3/2019).
(Baca Juga: Erick Thohir: Paslon 01 Kian Mantap Pasca-Debat Ketiga dan Hasil Survei Terkini)
Bursah dalam acara Workshop dan Pembekalan Relawan Kampanye Door to Door wilayah Sulteng, mengajak generasi milenial untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan kemajuan Indonesia di mata internasional.
Presiden Jokowi, kata Bursah, membuat Indonesia mengalami kemajuan. Bahkan, prestasinya menuai pujian dari para tokoh internasional.
"Jokowi kini menjadi salah satu panutan pemimpin dunia karena sukses mewujudkan pembangunan berkeadilan, paduan dari demokrasi, moderasi dan Islam,” tuturnya.

Mantan Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) ini menuturkan, dari sektor ekonomi, Jokowi telah membuktikan mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di angka 5 persen. Menurutnya, angka kemiskinan di Indonesia saat ini terus turun, bahkan terendah dalam sejarah Indonesia, yakni di angka 9,6 persen.
Jokowi juga mampu menjaga stabilitas keamanan, dan terlihat dari survei Gallups Law and Order yang menobatkan Indonesia menjadi negara teraman ke-9 di dunia. Hal ini terjadi karena public trust terhadap Polri meningkat dan soliditas Polri-TNI terjaga dengan baik.
(Baca Juga: Minim Informasi, LSI Denny JA Prediksi Angka Golput di Pemilu Terus Naik)
Untuk mengkampanyekan Jokowi-Ma'ruf dari pintu ke pintu di tujuh provinsi, kata Bursah, ada empat isu utama yang digaungkan. Relawan Reliji menggunakan alat peraga kampanye (APK) berupa brosur/liflet yang secara garis besar berisi empat isu utama:
1. Profil Jokowi sebagai pemimpin yang sederhana, merakyat, dan tidak korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Keluarganya sangat harmonis, cerminan keluarga sakinah mawaddah warrahmah.
2. Profil Jokowi sebagai seorang muslim yang taat beribadah, dekat dengan umat Islam, rajin mengunjungi pesantren, dan giat memajukan ekonomi umat, antara lain melalui pembentukan bank wakaf dan mendorong kemitraan pengusaha besar dengan pesantren.
3. Hasil kerja nyata 4 tahun pemerintahan Jokowi. Antara lain tentang pembangunan infrastruktur yang massif dan merata di seluruh Indonesia, tidak lagi Jawa sentris seperti di masa lalu. Juga komitmen Jokowi dalam memacu pembangunan kawasan pedesaan.
4. Sosialisasi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai duet nasionalis religius yang mengayomi semua golongan dan melanjutkan keberhasilan pembangunan Jokowi-JK.
(Baca Juga: Unggul di 5 Segmen Pemilih, LSI: Jokowi-Ma'ruf Bakal Rugi Jika Terjadi Golput)

Bursah mengungkapkan, ada sejumlah prestasi monumental selama empat tahun memimpin pemerintahan, antara lain, terobosan Jokowi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Menurutnya, hal itu dilakukan dengan mengubah orientasi pembangunan yang selama ini Jawa sentris menjadi Indonesia sentris, menggenjot pembangunan di wilayah pedesaan dan daerah pinggiran, serta mengakselerasi membangun infrastruktur di luar Jawa.
Sulteng merupakan provinsi ke lima setelah Riau, Aceh, Sumatera Barat, Banten. Kampanye akan dilanjutkan dengan menyasar Jambi dan Nusa Tenggara Barat.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.