Taufik Kurniawan Didakwa Terima Suap DAK Rp4,8 Miliar

Taufik Budi, iNews.id · Rabu 20 Maret 2019 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 20 512 2032796 taufik-kurniawan-didakwa-terima-suap-dak-rp4-8-miliar-3WTycEQoQM.jpg Taufik Kurniawan (Foto: Okezone)

SEMARANG - Wakil Ketua DPR RI nonaktif Taufik Kurniawan menjalani sidang dakwaan perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Dia didakwa menerima suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purbalingga.

Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Eva Yustisiana dalam dakwaannya menyampaikan Taufik Kurniawan telah menerima uang dari mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad dan mantan Bupati Purbalingga Tasdi. Uang itu sebagai kompensasi untuk mengupayakan penambahan DAK pada APBN perubahan masing-masing.

"Terdakwa terbukti menerima Rp3,6 miliar dari Yahya dan Rp1,2 miliar dari Tasdi. Totalnya mencapai Rp4,850 miliar. Uang diberikan kepada terdakwa untuk memperjuangkan dan menyetujui penambahan anggaran DAK pada APBN perubahan tahun anggaran 2016 bagi Kabupaten Kebumen dan tahun anggaran 2017 untuk Kabupaten Purbalingga yang dibahas di DPR RI," terang Eva, Rabu (20/3/2019).

 (Baca Juga: KPK Periksa Tenaga Ahli Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan)

Taufik Kurniawan

Eva menambahkan, Taufik bersedia memperjuangkan penambahan anggaran untuk kedua daerah tersebut. Namun, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengajukan syarat dirinya mendapat komitmen fee sebesar lima persen dari jumlah anggaran yang diusulkan oleh dua kabupaten itu.

“Aliran dana itu terendus oleh KPK. Antara lain Kabupaten Kebumen mendapatkan anggaran tahun 2016 sebesar Rp93,3 miliar. Sementara untuk Kabupaten Purbalingga pada tahun 2017 mendapatkan alokasi Rp40 miliar,” katanya.

Sekadar diketahui, Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap Rp3,65 miliar dari Bupati Kebumen nonaktif Yahya Fuad. Anggota DPR dari Dapil Jateng VII (Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga) juga disebut telah mengembalikan Rp3,65 miliar terkait kasus ini.

(Baca Juga: Taufik Kurniawan Dipindah ke Rutan Polda Jawa Tengah

Wakil Ketua Umum PAN itu dijerat Pasal 12 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan dengan Pasal 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Selain itu, Taufik juga dijerat dengan Pasal 11 pada undang-undang yang sama.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini