Lebih lanjut Mathius mengatakan, peristiwa banjir bandang seperti ini tak pernah terjadi selama sejarah orang Sentani, terlebih di Danau Sentani, sebab air danau naik luar biasa setinggi dua meter lebih.
(Baca Juga: Bupati Jayapura Tetapkan Status Darurat Banjir Bandang Selama 14 Hari)
"Tingginya curah hujan saat ini yang terjadi beberapa hari kedepan air danau Sentani akan semakin naik dan tentunya itu akan memperparah rumah warga, Maka saya keliling disemua lokasi di Danau Sentani untuk melihat dukungan logistik dirasakan warga danau Sentani yang mengungsi di sejumlah gereja. Dan kenyataan dukungan logistik kurang lancar sehingga itu akan dikomunikasi dengan tim penanggulangan bencana banjir bandang di Posko Induk,” katanya.
Mathius mengungkapkan, masyarakat saat ini membutuhkan tenda, air bersih, listrik dan bama termasuk selimut dan kebutuhan bagi anak-anak bayi.
"Dan memenuhi itu, relawan gereja disini siap bekerjasama dengan tim penanggulang bencana banjir bandang,” ungkapnya.
(Khafid Mardiyansyah)