JAKARTA - Polisi memastikan terduga teroris Y alias Khodihah yang meninggal dunia pada Senin 18 Maret 2019 lantaran meminum cairan pembersih lantai kala menjalani masa tahanan di Mapolda Metro Jaya.
"Hasil labfor bahwa identik apa yang ada dalam isi perutnya yang disampaikan oleh dokter forensik dengan hasil olah TKP emang ditemukan cairan pembersih lantai yang diminum," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2019).
Diketahui Y alias Khodijah ditangkap di Klaten, Jawa Tengah, pada 14 Maret 2019. Dia diduga terlibat dalam kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Husain alias Abu Hamzah yang dibekuk di Sibolga, Sumatera Utara.
Dedi menyatakan pihaknya sempat memberikan pertolongan kepada Khodijah dengan membawanya ke RS Polri. Namun nasib berkata lain, ia tewas usai mendapatkan perawatan selama 8 jam.
"Sempat ditolong oleh tim medis, ternyata tidak tertolong. Akhirnya meninggal dunia," jelasnya.
