Jokowi: Jabatan Presiden Jangan Diberikan yang Masih Coba-Coba

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 01:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 22 605 2033350 jokowi-jabatan-presiden-jangan-diberikan-yang-masih-coba-coba-HQXCuqZkEV.jpg

JAKARTA - Calon Presiden Joko Widodo menilai, jabatan Presiden harus diisi oleh pemimpin yang berpengalaman. Menurut dia, negara Indonesia seperti kapal besar yang harus dipimpin oleh nahkoda yang berpengalaman.

"Negara sebesar Indonesia ini 17 ribu pulau, ini adalah sebuah kapal besar yang memerlukan sebuah nahkoda yang memiliki pengalaman," kata Jokowi saat menghadiri deklarasi dukungan 10 ribu pengusaha di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Jokowi kemudian menceritakan pengalamannya yang mesti beradaptasi selama dua tahun saat pertama kali menjabat Wali Kota Solo lantaran sebelumnya hanya berpengalaman menjadi pengusaha mebel.

"Penting sekali pengalaman, saya ingat waktu menjadi wali kota, dari pengusaha. Saya ini juga masih pengusaha hanya cuma tidak saya urus," ucapnya.

Calon petahana itu mengaku beruntung karena memiliki pengalaman mulai dari wali kota, gubernur, hingga presiden saat kembali mencalonkan diri sebagai capres di Pemilu 2019.

Ia pun mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang telah berpengalaman dan jelas rekam jejaknya dalam menjalankan pemerintahan.

Pasalnya, menjadi presiden bukan perkara mudah karena harus diisi oleh orang yang memahami Indonesia merupakan negara besar dengan 17 ribu pulau dengan 714 suku, serta 1.100 bahasa daerah.

"Artinya apa, (jabatan presiden) jangan diberikan yang masih coba-coba, gitu lho. Itu yang saya maksud. Saya ngomong apa adanya," pungkas Jokowi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini