JAKARTA - Pengamat politik Rocky Gerung dan Said Didu dikabarkan batal untuk menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Akal Sehat Melahirkan Perubahan' di Australia. Acara tersebut rencananya berlangsung hari ini, Sabtu (23/3/2019).
Keduanya batal ke Australia lantaran pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Australia tidak mengeluarkan visa bagi Rocky Gerung maupun Said Didu. Informasi itu disampaikan Said dalam akun twitternya @saididu.
"Hallo Sydney. Mohon maaf teman2 seperjuangan di Sydney - Australia karena visa saya dan pak @rockygerung tidak keluar dari Kedubes Australia hari ini maka kami gagal berangkat ke Sydney. Sekali lagi mohon maaf. Terus berjuang untuk menggusur kebohongan dengan akal sehat," cuit Said dalam akun twitternya.

Dalam kolom komentarnya, Said mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi alasan Kedubes Australia tidak memberikannya visa. Kendati demikian menurutnya hal tersebut sudah menjadi hak dari Kedubes Australia.
"Saya juga tidak tahu karena itu hak Kedubes Australia," tulisnya dalam kolom komentar.
Secara terpisah Kedubes Australia untuk Indonesia Ian Gerrard mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menjelaskan perihal penolakan visa yang dilakukan oleh Kedubes Australia kepada Rocky maupun Said Didu, sebab hal itu sebagai bagian daripada privasi.
"Untuk alasan privasi, kami tidak dapat membahas aplikasi visa individual," kata Ian saat dikonfirmasi Okezone.
Ia menerangkan, dalam aturannya pengurusan aplikasi visa harus sudah dilakukan dua minggu sebelum perjalanan dilakukan. "Aplikasi harus diajukan untuk penilaian setidaknya dua minggu sebelum perjalanan yang direncanakan," ujarnya. (aky)
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.