"Ingat pendamping saya Kiai Haji Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia. Tidak mungkin kan. Ini adalah fitnah-fitnah yang ingin menjatuhkan. Cara-cara politik yang tidak beretika. Saudara-saudara harus berani melawan ini, merespon ini," ujar Jokowi.
Sebab, lanjut capres nomor urut 01, hoax yang didiamkan berpotensi dianggap sebagai kebenaran. "Nanti kalau kita diam, kabar-kabar seperti itu akan dianggap benar akan dianggap betul. Harus direspons, dilawan, dan harus diluruskan. Yang keempat ada isu-isu nanti di bawah Jokowi-Amin menang, zina akan dilegalkan. Hoax, kabar bohong ini juga harus direspons dengan baik," ujar Jokowi.
Kepada pendukungnya, Jokowi mengajak untuk tampil sebagai duta anti-hoax. Menurutnya, hoax akan kalah jika dilawan kejujuran. "Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kita semua. Sebab masyarakat banyak sekali hoax, kabar fitnah, dan kabar bohong. Jangan dibiarkan. Ini harus direspons harus dilawan. Saudara-saudara berani melawan hoax? Melawan fitnah?," tanya Jokowi, yang langsung dijawab, “siap” oleh para pendukung 01
(Khafid Mardiyansyah)