Menurutnya, revitalisasi yang dilakukan di lapas Nusakambangan, sudah dilakukan dengan proses pembinaan yang bertahap. Saat ini, pihaknya juga terus melakukan kajian karena butuh instrumen yang benar.
"Karena yang kita tangani adalah manusia yang konsepsinya mereka harus lebih baik dan berubah, lebih produktif," ucap Sri.
Bahkan, Sri menyatakan siap mundur dari jabatannya jika gagal melaksanakan revitalisasi lapas dan rutan. "Kita lihat nanti revitalisasi, kalau tidak berhasil saya mundur," jelas Sri.
(Awaludin)