nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Antusias Berfoto Bersama "Pak Harto dan Ibu Tien" di CFD

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 17:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 26 1 2035248 warga-antusias-berfoto-bersama-pak-harto-dan-ibu-tien-di-cfd-LfS6YY20fc.jpg Foto: dok.Partai Berkarya

JAKARTA - Ada yang tak biasa di area car free day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin Jakarta pada Minggu 24 Maret 2019, yaitu terpajangnya poster besar yang menunjukkan Presiden ke-2 RI Soeharto dengan Ibu Tien bersepeda. Tak ayal hal ini membuat orang-orang di sana berebut berfoto di depannya bersama Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, putri kedua almarhum Pak Harto.

"Alhamdulillah, banyak sekali warga yang melakukan kegiatan di CFD berfoto bersama Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda," kata Titiek Soeharto di lokasi.

Bagi masyarakat yang ingin berfoto, tersedia dua pilihan, yakni berfoto sambil bersepeda dengan gambar Pak Harto dan Ibu Tien, atau berpose dengan latar belakang Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.

"Masyarakat mendatangi booth foto Pak Harto dan Ibu Tien," ujar Titiek, kader utama Partai Berkarya dan calon legislatif DPR RI dari Yogyakarta nomor urut 1.

Pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD adalah rangkaian acara Maret Bulan Pak Harto. Jargon yang diusung yakni Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat.

Jargon itu sempat populer saat Pak Harto mencanangkan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Masyarakat Indonesia yang berusia 45 tahun ke atas tidak akan pernah melupakan jargon itu.

Menariknya, pemasangan booth foto Pak Harto dan Ibu Tien di CFD tidak mengganggu peresmian Mass Rapid Transit (MRT) yang berlokasi tak jauh dari tempat itu. Seorang warga Kebon Sirih, misalnya, lebih memilih foto bersama Mbak Titiek dibanding menyaksikan peresmian MRT.

Menurut Titiek, antusiasme pengunjung CFD berfoto di depan gambar besar Pak Harto dan Ibu Tien memperlihatkan ada kerinduan akan kepemimpinan Presiden Soeharto. Seorang warga mengatakan, yang tak bisa dilupakan pada diri Pak Harto adalah senyumnya. Lainnya, di era Presiden Soeharto sembako terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, alias harga murah.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini