2 Pucuk Senjata Api Ilegal & Ratusan Peluru Disita Polisi dari Warga Raja Ampat

Chanry Andrew S, iNews.id · Selasa 26 Maret 2019 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 26 340 2035193 2-pucuk-senjata-api-ilegal-ratusan-peluru-disita-polisi-dari-warga-raja-ampat-3soWHIiuF0.jpg Petugas Amankan Senjata Ilegal (Foto: Okezone)

WAISAI - Kepolisian Polsek Misool, Polres Raja Ampat, yang dipimpin Iptu Max Pigay, mengamankan seorang warga di Kampung Usaha Jaya, Distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat berinisial DM (59).

DM diamankan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Misool karena memiliki senjata api laras panjang serta satu pucuk pistol Airsoftgun, Rabu 20 Maret 2019, sekira pukul 20.00 WIT. Tak hanya senjata, DM juga didapati menyimpan sebanyak 32 butir peluru kaliber ukuran 5,5 MM dan 166 peluru pistol Airsoftgun.

Dari informasi yang di himpun Okezone, Senjata Api (Senpi) yang diamankan dari tangan pelaku merupakan senjata laras panjang peninggalan zaman Belanda yang didapat oleh warga Usaha Jaya. Senjata api tersebut diduga sengaja disimpan oleh pelaku DM untuk menakut-nakuti warga di Kampung Usaha Jaya Distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat.

Baca Juga: Rebut Hati Masyarakat, Satgas Yonif 328 Terima 2 Pucuk Senjata dari Warga

Kapolres Raja Ampat, AKBP. Edy Setyanto, S.IK ketika dikonfirmasi Okezone, Selasa (26/3/2019) membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang warga berinisial DM di Usaha Jaya. Pelaku diamankan oleh anggota Polsek Misool Raja Ampat, dikarenakan telah menyimpan dua pucuk senpi masing-masing laras panjang juga airsoftgun bersama-sama ratusan peluru tanpa memiliki izin lengkap dari yang berwewenang.

"Pelaku diketahui menyimpan senjata Api karena laporan dari masyarakat di Usaha Jaya. Begitu laporan diterima, anggota kita yang tugas di sana yang dipimpin Kapolsek Misool langsung melakukan lidik dan intrograsi, betul ditemukan senjata. Dimana senjata disimpan dalam tanah yang sudah digali kurang lebih jarak 100 meter dari kediamannya", jelas Kapolres Raja Ampat, AKBP Edy Setyanto, di Waisai (26/3/2019).

Senjata

Dijelaskan Edy, dua pucuk senjata yang berhasil diamankan oleh anggota tersebut memiliki dua tempat penyimpanan yang beda-beda. Dimana, senjata laras panjang yang telah dirakit dikubur dalam tanah dekat rumah. Sedangkan sepucuk senpi jenis Airsoftgun, ditemukan oleh anggota di dalam rumah anaknya sendiri bersama-sama dengan ratusan amunisi pada lemari pakaian.

Baca Juga: Satgas Indobatt Pererat Silaturahmi dengan Warga Lebanon Melalui Mother's Day

Kasus penemuan senpi ini, kata Kapolres, akan terus dikembangkan, serta dilakukan intrograsi secara mendalam kepada pelaku. Hal ini, untuk memperjelas asal usul daripada senpi tersebut juga untuk apa dipergunakan di wilayah Misool Kabupaten Raja Ampat. Kemudian apa maksud juga tujuan pelaku sehingga harus simpan dua pucuk senjata lengkap ratusan butir amanusi.

"Sekarang, pelaku dan Barang-Bukti (BB) sudah dibawa dari Misool ke Polres Raja Ampat untuk diperiksa lebih lanjut. Pelaku DM akan diproses dengan dua perkara satu dugaan pemerkosaan anak di bawah umur sama kepemilikan senjata. Khusus kepemilikan senjata, ini akan terus kita kembangkan, dan jika terbukti sengaja simpan senpi maka DM dijerat UU Darurat," tegasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini