nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diler Motor di Kulonprogo Jadi Sasaran Penembakan

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 13:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 26 510 2035097 diler-motor-di-kulonprogo-jadi-sasaran-penembakan-qBDsiQAbK5.jpg Diler motor di Kulonprogo jadi sasaran penembakan. (Foto: Kuntadi/Okezone)

KULONPROGO – Diler motor kawasaki milik PT Sumber Buana Motor yang terletak di tepi Kilometer 2 Jalan Raya Wates-Yogyakarta, Pedukuhan Gununggempal, Desa Giripeni, Kecamatan Wates, Kulonprogo, DI Yogyakarta, menjadi sasaran penembakan orang tidak dikenal. Dua lubang bekas terjangan peluru tampak di kaca depan diler yang hanya berjarak sekira 300 meter dari Mapolres Kulonprogo itu.

"Kejadiannya jam 03.00 WIB ada suara 'prak'," kata penjaga diler bernama Suroto, Selasa (26/3/2019).

(Baca juga: Asyik Nonton TV, Pedagang di Puncak Jaya Tewas Ditembak Orang Misterius)

(Foto: Kuntadi/Okezone)

Saksi yang saat itu berada di dalam gedung langsung terbangun dari tidurnya. Suroto kemudian lari ke ruang pameran motor, namun tidak ditemukan adanya kaca yang pecah.

Kondisi saat itu gelap dan seperti tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. "Baru pagi tadi saya cek ada dua lubang di kaca depan, dan saya lapor polisi," ujar Suroto.

Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. Tim Inafis masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

(Baca juga: Tembak Mati Adik Ipar, Mantan Wakapolres Lombok Tengah Dibebaskan dari Tuntutan)

Ilustrasi penembakan. (Foto: Shutterstock)

Dari kondisi kaca dan lubang yang ada didapati di lokasi kejadian, sepertinya berasal dari senapan angin atau airsoft gun.

"Ini masih dalam penyelidikan. Saya lihat motifnya bukan teror. Mungkin motif tersendiri," ucap Anggara.

Berdasarkan hasil olah TKP, petugas menemukan dua proyektil atau peluru yang mirip dari senapan angin di halaman depan diler. Dipastikan peluru tersebut bukan berasal dari senjata organik.

"Sepertinya ini dari senapan angin atau airsoft gun," tutur Anggara.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini