“Saya mengerti bahwa banyak dari masyarakat ini, apakah apakah mereka menggunakan ini sebagai dalih untuk kekerasan antar-komunitas, atau menggambarkan diri mereka sebagai apa yang disebut kelompok pertahanan. Mereka main hakim sendiri dan menyingkirkan apa yang mereka anggap sebagai ancaman ekstremisme kekerasan yang akhirnya berarti banyak anak-anak terbunuh tanpa ampun, mayat orang-orang dilempar ke dalam sumur, orang dibakar hidup-hidup di rumah mereka sendiri."
Shamdasani mencatat bahwa Dogon adalah satu-satunya kelompok yang menuduh Fulani mendukung militan Islam.
Dia mengatakan, pemerintah Mali telah melancarkan penyelidikan dan penangkapan pada masa lalu yang bertujuan menghentikan kekerasan. Namun dia mengatakan tidak ada kasus yang pernah disidangkan.
Shamdasani mengatakan, kantornya telah mengerahkan tim penyelidik TKP dan petugas HAM ke desa-desa yang terkena dampak. Dia mengatakan, mereka akan melakukan wawancara untuk memahami apa yang terjadi. Dia mengatakan kantor HAM PBB akan mendukung pemerintah untuk melanjutkan penyelidikan itu.
(Fakhri Rezy)