Kelompok pemantau Pemilu Jaringan Asia untuk Pemilu Bebas (ANFREL) menemukan dugaan kecurangan di Pemilu Thailand.
"Situasinya cenderung menguntungkan junta militer. Banyak pihak tidak percaya dengan proses pemungutan suara," kata perwakilan ANFREL, Amael Vier, dalam jumpa pers
Pada pemilu Thailand, sekitar 51 juta warga Thailand memilih. Namun pemilih yang datang turun 10 persen dibandingkan pemilu di tahun 2011.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.