Share

Begini Modus Baru Pencurian Gas 3 Kg

Taufik Budi, iNews.id · Kamis 28 Maret 2019 23:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 28 512 2036357 begini-modus-baru-pencurian-gas-3-kg-mBQqY2B2Bs.jpg Pelaku memeragakan caranya menyedot gas elpiji (Foto: Taufik/iNews)

SEMARANG – Seorang pria ditangkap polisi karena diduga menyedot gas elpiji bersubsidi dari tabung tiga kilogram untuk dipindah ke tabung 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Aksi curang pelaku ternyata hanya berbekal es batu dan pipa besi.

Pelaku diketahui bernama Artya Brahman (32) warga Semarang. Dia melakukan aksi tersebut di rumah Perum Grand Marina Blok 8 Nomor 4 RT 2/10 Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

“Memindahkan gas LPG 3 kilogram ke dalam tabung gas LPG 5,5 kilogram dan 12 kilogram dengan menggunakan pipa besi dan es batu sebagai sarana pendinginnya,” ujar Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Hendra Suhartiyono, Kamis (28/3/2019).

(Baca Juga: Butuh Uang Jajan, 3 Bocah Mencuri Kaca Spion Mobil)

Setelah berhasil memindahkan gas elpiji bersubsidi, pelaku lantas menjual gas elpiji menjadi nonsubsidi ke Semarang dan Kendal. Dari perilaku curang itu, pelaku mampu mengumpulkan omzet hingga ratusan juta rupiah.

“Omzet penjualan perbulan sekitar Rp100 juta, dengan keuntungan bersih sekitar Rp30 juta,” tambah dia.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 38 tabung gas LPG tiga kilogram, enam tabung gas LPG 12 kilogram, serta dua tabung gas LPG 5,5 kilogram. Selain itu, satu kantong plastik pipa besi sebagai alat untuk memindahkan gas dan satu unit timbangan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus merasakan dinginnya tinggal di tahanan. Dia dijerat Pasal 106 Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan ancaman pidana penjara selama empat tahun dan/atau denda paling banyak Rp10 miliar.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini