nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sidang Habib Bahar dengan Agenda Menghadirkan Saksi Korban Digelar Tertutup, Ini Alasannya

Sindonews, Jurnalis · Kamis 28 Maret 2019 19:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 28 525 2036335 sidang-habib-bahar-dengan-agenda-menghadirkan-saksi-korban-digelar-tertutup-ini-alasannya-7SHVPOePpi.jpg Habib Bahar bin Smith Jalani Sidang Kasus Kekerasan Anak di PN Bandung (foto: CDB Yudistira/Okezone)

BANDUNG - Sidang kasus penganiayaan dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith digelar tetutup. Sebab, suasana sidang yang dihadiri oleh saksi korban MKU sempat ricuh oleh ulah para pendukung Bahar.

Meski telah diminta tenang oleh majelis hakim Edison Muhammad, massa pendukung Habib Bahar tetap berulah. Mereka teriak-teriak dengan penuh amarah. Selain itu, majelis hakim mempertimbangkan usia saksi korban yang masih di bawah umur, 17 tahun. Akhirnya, sidang pun dinyatakan tertutup.

Baca Juga: Pedasnya Ucapan Habib Bahar ke Jokowi karena Lagi Meriang 

Pernyataan itu diungkapkan Ketua Majelis Hakim Edison Muhammad setelah membacakan identitas dari saksi MKU dalam sidang di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung.

"Karena ini masih di bawah umur sehingga hanya orang tua saja yang mendampingi. Semuanya (pengunjung dan wartawan) keluar tanpa terkecuali," kata Edison di persidangan, Kamis (28/3/2019).

 

Keputusan hakim ini membuat para pengunjung sidang yang sebagian besar pendukung Bahar tak terima. Bahkan, beberapa ibu-ibu ngotot bertahan di ruang sidang dan tak mau keluar. "Katanya sidang terbuka," ujar seorang ibu.

Mereka menggerutu dan terus berbicara. Bahkan ada yang tak mempercayai usia saksi korban masih di bawah umur. "Dia punya anak. Saya mau tetap bertahan. Saya mau di sini," kata perempuan lainnya.

Baca Juga: Tim Kuasa Hukum Habib Bahar Minta Jaksa Hadirkan Saksi Korban 

Salah seorang pengacara terdakwa sempat turun tangan. Dia mendekat ke kerumunan ibu-ibu untuk menenangkan. "Percayakan semua kepada kami," kata pengacara berkemeja batik itu.

Aparat kepolisian juga membujuk pengunjung untuk keluar ruang sidang. Akhirnya, pengunjung keluar ruangan dan berkumpul di depan pintu ruangan di lantai 4 itu.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini