BEKASI - DPP Rescue Perindo melakukan aksi fogging di kawasan padat penduduk di Desa Sukamantri, Jalan Raya Sukamantri, Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran Perindo disambut baik warga sekitar yang tidak pernah menerima fogging sebelumnya.
Dengan sigap, caleg DPR RI nomor urut 2 Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, Purwakarta), Denny Adin, caleg DPRD Provinsi Dapil Jabar IX, Ayun Sri Damayanti, dan caleg DPRD Kabupaten Bekasi Dapil V nomor urut 6, Abdul Rozaq yang juga hadir, mengasapi satu persatu rumah warga yang menyaksikan di sekitaran lokasi.
"Alhamdulillah fogging berjalan dengan lancar ya. Masyarakat sangat antusias dan sangat berharap fogging ini tidak hanya satu kali, karena memang mereka juga sudah tahu program Perindo dan fogging ini tetap berjalan," kata Abdul Rozaq di Bekasi, Minggu (31/3/2019).
Menurutnya giat fogging Perindo ini juga diminati warga dari wilayah lain yang ingin wilayahnya diasapi. Terlebih perkembangan nyamuk DBD masih cukup masif di peralihan musim ini.
"Disini belum pernah ada fogging, baru sekarang dilaksanakan oleh Partai Perindo. Makanya masyarakatnya cukup antusias karena memang daerahnya juga daerah rawan DBD, permukimannya padat," ujarnya.
Baca Juga: "Mendung Syahdu" Bikin Perindo Semangat Fogging Permukiman di Tengah Hutan

Sementara itu Denny Adin menyampaikan, sedikitnya ada 600 kepala keluarga (KK) yang rumahnya diasapi. Fogging sendiri merupakan permintaan dari warga yang khawatir dengan penyebaran wabah DBD.
"Tadi kita sempat berhenti sebentar karena hujan. Karena percuma kalau fogging waktu hujan. Sebenarnya nyamuk DBD kan keluarnya jam 8 pagi sampai jam 11 siang. Terus nanti jam 2 sampai jam 5 sore. Diluar jam itu dia tidak menggigit," kata Ketua Umum DPP Rescue Perindo itu.
Karena terletak di daerah perkampungan, lingkungan di sekitar lokasi cenderung tidak terawat. Banyak saluran air yang mampet hingga airnya tergenang.
"Kalau wilayah di daerah Bekasi ini kan perkampungan ya, nah jadi kita masih menyasar juga ke luar rumah. Gotnya juga banyak air genangan, jadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Kalau di perumahan, nyamuk rata-rata berkembang biaknya di kamar mandi karena airnya biasanya nggak diganti, jarang diketahui," paparnya.
Mendekati Pileg, Adin mengaku semakin gencar terjun ke masyarakat untuk lebih mengenalkan partai dan dirinya kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan arahan Ketum Perindo, Hary Tanoesoedibjo, yang ingin para caleg masif bergerak ke masyarakat.
"Kita sampai malam pun ketemu orang, kalau di dapil tetap sosialisasi. Kita selalu bawa APK, bawa surat suara modelnya gimana. Apalagi kalau ketemu di daerah-daerah sekitar 50 orang sampai 100 orang, itu kan tidak melanggar aturan KPU. Kita jalan aja terus, engga akan berhenti sampai tanggal 14 April," jelasnya.
Adin menegaskan akan fokus mewujudkan setiap aspirasi masyarakat yang ditampungnya selama blusukan, jika dipercaya memegang jabatan dewan. Selain peningkatan ekonomi kerakyatan, ia pun akan komitmen pada masalah pendidikan dan pengangguran.
"Pendidikan dan pengangguran ini kaitannya ada, karena sekarang kurikulum di SMK itu tidak memenuhi untuk kebutuhan di pabrik dan sebagainya. Tujuannya kita bikin SMK itu kan bisa langsung pakai, tapi pada kenyataan kurikulumnya tidak sesuai dengan kondisi sekarang," ujarnya.
Baca Juga: Ajakan Senam Jantung Sehat Perindo Disambut Antusias Masyarakat Depok
Menurut dia, lulusan SMK seharusnya sudah memiliki keahlian minimal penguasaan komputer, agar tidak sulit memperoleh pekerjaan.
"Tapi yang terjadi sekarang banyak lulusan SMK pengangguran. Hampir 50 persen tamatan SMK itu menganggur di Kabupaten Bekasi. Nah itu berarti ada yang salah dong. Yang salah dimana, ya di pendidikannya. Bagaimana SMK ini bisa produktif, pada saat selesai sekolah, bisa langsung kerja," jelasnya.
"Nah ini kurikulumnya yang akan kita perbaiki atau pabrik itu kita wajibkan untuk memberi pelatihan untuk langsung dipekerjakan. Nanti ada pabrik baru, kabupaten butuh tenaga, spesifikasinya seperti apa, apakah yang bisa komputer, teknik, atau lainnya, langsung kita arahin. Setelah tamat langsung kerja. Nah ini yang akan kita perbaiki. Kalau perlu kita filler projectnya di Kabupaten Bekasi nanti," pungkasnya.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.