JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dituding dekat dengan Partai Gerindra. Tudingan tersebut muncul setelah Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo-Sandiaga memberikan bocoran Novel Baswedan akan diangkat jadi menteri jika Prabowo menang di Pilpres 2019.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah meminta kepada seluruh pihak agar lembaganya tidak dikaitkan dengan politik praktis. Terlebih, kata Febri, Novel telah menegaskan bahwa tudingan dirinya dekat dengan salah satu partai, tidak benar.
"Jangan tarik KPK ke isu politik praktis, karena itu hanya akan merugikan upaya pemberantasan korupsi kita. Novel juga sudah clear mengatakan, bahwa informasi-informasi tersebut tidak benar," kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019).

Jubir KPK Febri Diansyah