
"Kami tegaskan bahwa tugas KBRI adalah memberikan perlindungan dan pelayanan kepada semua WNI yang sudah atau sedang berada di Arab Saudi yang salah satunya adalah menerbitkan, memperpanjang paspor dan juga menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), bukan mencabut paspor-paspor WNI," ujar Agus.
(Baca juga: KJRI Jeddah Berikan Kekonsuleran kepada Habib Rizieq)
Sebagai dubes yang juga sesama santri yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren, Agus mengingatkan Rizieq bahwa kota suci Makkah dikenal sebagai kota turunnya wahyu pertama dan kota Madinah adalah kota suci yang dikenal dengan Manba’ al-Ahadis an-Nabawiyyah as-Syarifah (sumber hadist-hadist Nabi yang sangat mulia-red). Pihaknya sangat menyesalkan kota suci Makkah dan Madinah telah dijadikan sebagai tempat menebar fitnah.
"Jangan kotori kesucian Makkah-Madinah dengan menebar “Kalimatul fitan as-Syani’ah” (kata-kata penuh fitnah yang keji). Mari kita bersama selalu mengingat salah satu pesan Kanjeng Nabi yang diriwayatkan oleh Sahabat Khuzaifah yang ditulis oleh hampir semua ulama hadis bahwa: Pembuat dan penebar fitnah, caci-maki tidak akan masuk surga 'la yadkhulu al-jannah qattatun nammam fattan'," ucap Agus.
(Rizka Diputra)