Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ma'ruf Amin Dihadang di Pamekasan, BPN: Kami Tak Pernah Mobilisasi Massa

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Selasa, 02 April 2019 |12:39 WIB
 Ma'ruf Amin Dihadang di Pamekasan, BPN: Kami Tak Pernah Mobilisasi Massa
Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyayangkan adanya penghadangan terhadap Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat berkampanye di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Massa yang menghadang diketahui menggunakan Prabowo-Sandi.

Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani menilai adanya aksi dari masyarakat itu merupakan sebuah tindakan tidak pas dalam sebuah pesta demokrasi.

“Menurut saya boleh menunjukkan, tapi jangan sampai menghadang-hadang. Itu kan kurang pas,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

(Baca Juga: Bravo 5 Sayangkan Aksi Pencegatan KH Ma'ruf Amin saat Hendak Ziarah di Pamekasan)

Maruf Amin

Muzani menilai seharusnya demokrasi harus dijalani dengan segala cara seperti harus saling menghargai meskipun terdapat perbedaan. “Demokrasi itu dengan segala macam perbedaanya ya kita harus menghargai perbedaan itu jangan mengganggu yang lain,” ujarnya.

Selain itu, Muzani juga menegaskan jika BPN tak melakukan mobilisasi agar masa mengadang Ma’ruf Amin yang akan melakukan kampanye.

“Kita enggak pernah melakukan mobilisasi apa-apa. Cuma diumumkan Pak Prabowo mau kampanye disini-disini nanti ada toa halo-halo ke kampung-kampung,“ tutur Muzani.

(Baca Juga: BPN Akui Sudah Ada Pembicaraan Porsi Menteri dengan Partai Koalisi Prabowo-Sandiaga)

Diketahui, peristiwa penghadangan itu terjadi saat Ma'ruf Amin akan menghadiri haul sekaligus berziarah ke Makam Kiai Suhro. Namun, sebelum sampai lokasi haul, mobil tertahan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement