Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dituding Kampanye di Arab Saudi, Akankah Kemlu Laporkan Habib Rizieq?

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Selasa, 02 April 2019 |14:15 WIB
Dituding Kampanye di Arab Saudi, Akankah Kemlu Laporkan Habib Rizieq?
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal (Foto: Sarah/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa kunjungan Menlu, Retno Marsudi ke Arab Saudi bukan untuk meminta seluruh staf Kedutaan Besar Republik (KBRI) dan Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) memilih Jokowi-Ma’ruf Amin.

Seperti diketahui sebelumnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq sempat menuding bahwa kunjungan Menlu ke Arab Saudi untuk mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf Amin melalui video-video yang menyebar.

Iqbal menjelaskan bahwa kunjungan Retno Marsudi ke KNRU Jeddah dalam rangka meresmikan salah satu fasilitas pelayan publik guna untuk memberikan perlindungan kepada WNI yang berada di sana.

“Kami tegaskan sekali lagi bahwa pernyataan itu tidak benar, tidak benar karena Ibu Menlu memang melakukan kunjungan pada tanggal 4 sampai 5 di KNRU Jeddah bukan ke KBRI Riyadh dan itu dalam rangka perlindungan WNI yaitu untuk membuka secara resmi fasilitas pelayanan publik yang kita sebut pelayanan satu atap,” ujar Iqbal di Gedung KPU Pusat, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).

“Yang ini sudah dicita-citakan sejak lama baru terwujud dan baru selesai akhir Februari lalu. Jadi beliau hanya meresmikan fasilitas itu dan apa yang dilakukan oleh beliau di sana selain meresmikan fasilitas beliau berkunjung ke sekolah Indonesia Jeddah untuk melihat kondisi para pelajar,” tambahnya.

Selain itu, Iqbal pun mengungkapkan bahwa pertemuan Menlu dengan staf staf Kedutaan Besar Republik (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk mengimbau agar Pemilu di sana dapat berjalan lancar dan bersikap netral dan profesional.

“Pertemuan-pertemuan beliau dengan staf yang selalu beliau sampaikan itu ada dua yang pertama adalah memastikan agar Pemilu berjalan lancar karena itu walaupun penyelenggaraannya PPLN tapi perwakilan harus memberikan dukungan penuh yang kedua semua staf diminta untuk bersikap profesional, netral dan berintegritas,” terang Iqbal.

Terkait tudingan yang tidak benar atau hoaks tersebut, Iqbal mengungkapkan bahwa Kemenlu tidak akan melaporkan Habib Rizieq. Baginya, klarifikasi yang telah disampaikan ke publik sudah menyelesaikan semuanya.

“Enggak ada (pelaporan), saya kira klarifikasi yang kami sampaikan ini sudah sudah memadai,” pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement