THAILAND - Otoritas pemilu Thailand memerintahkan penghitungan ulang dan pemilihan baru di beberapa tempat pemungutan suara (TPS), setelah menemukan penyimpangan dalam pemilu bulan lalu.
Komisi Pemilu menyatakan memerintahkan penghitungan ulang di dua TPS dan pemilihan baru di enam TPS, karena jumlah pemilih tidak sesuai dengan jumlah surat suara dalam pemilu 24 Maret lalu.
Baca juga: Partai yang Didukung Militer Menang Pemilu Thailand
Komisi tersebut mendapat kecaman keras masyarakat atas dugaan salah mengelola pemilu pertama di Thailand, sejak kudeta militer pada tahun 2014. Komisi tersebut terutama dituduh merilis hasil yang terlambat dan tidak konsisten.
Perintah hari Kamis itu merupakan tindakan pertama yang diambil komisi sejak pemilihan untuk mengatasi masalah atau menangani keluhan dan protes. Komisi telah menyatakan menerima lebih dari 100 protes, tetapi tidak jelas berapa yang telah ditangani sejauh ini.