nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua Dewan Pers: Hoaks Meningkat 100 Persen Selama Pilpres 2019

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 08 April 2019 20:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 08 337 2040749 ketua-dewan-pers-hoaks-meningkat-100-persen-selama-pilpres-2019-wwBERA2S67.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo mengatakan, pelaporan soal berita bohong atau hoaks meningkat hingga 100 persen pada Pilpres yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang.

Menurut dia, kenaikan hoaks itu berlangsung drastis selama Pemilu serentak 2019 ini ketimbang pada hari biasanya.

"Kalau dengan kondisi biasa, bisa dikatakan ini naik sekitar 100 persen, jadi dua kali lipat dari hari-hari yang biasa," kata Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo dalam diskusi 'Lawan Hoaks Demi Keutuhan Bangsa dan Negara' di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Stanly menilai, hoaks tersebut cenderung meningkat saat adanya pesta demokrasi. Sepanjang 2018, total hoaks yang dilaporkan ke Dewan Pers mencapai sekitar 400-an pengaduan. Sedangkan, hingga awal April ini, Dewan Pers sudah menerima sekitar 300-an pengaduan hoaks.

Pada 2019 ini, hoaks menyerang kepada masing-masing pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Hoaks menimpa kedua belah pihak," ucap dia.

Pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) itu menerangkan bahwa perlu adanya peran serta semua pihak untuk mengatasi persoapan hoaks tersebut. Pasalnya, hoaks sangat berbahaya dan merugikan bagi demokrasi Indonesia.

Stanly melanjutkan bahwa hoaks juga dapat menimbulkan ketidakpercayaan antar masyarakat maupun kementerian dan lembaga negara.

"Kita juga harus mencari jalan untuk menanggulangi bersama. Jangan sampai hoaks ini terutama saat tensi politik tinggi, itu menimbulkan potensi-potensi kerawanan sosial, bahkan konflik di antara sesama kita," tandas dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini