"Ternyata ustaz majelis taklim juga bisa jadi calon wakil presiden. Mau dukung saya ibu-ibu semua? pasti? yakin? siap? janji? alhamdulillah," ucapnya.

Tak hanya itu, mantan Rais Aam PBNU itu juga menjelaskan kepada massa yang hadir kenapa masih mau menjadi wakil presiden mendampingi Jokowi karena didesak oleh para ulama dan merasa hal itu sebagai penghormatan kepada ulama.
"Pak Jokowi bisa saja mengangkat wapresnya dari tentara, Polri, dari pengusaha, dari profesional, dari politik, tapi pak Jokowi tidak mengangkat mereka, tapi mengangkat saya sebagai ulama sebagai calon wakil presiden berarti ini menghormati ulama," ungkapnya.
Untuk itu, dirinya meminta agar tidak mudah percaya dengan isu yang disebar terkait Jokowi yang kerap disebut tidak dekat dengan ulama.