Ditjen PAS Upayakan 262 Ribu Napi Bisa Mencoblos di Pemilu 2019

Achmad Fardiansyah , Okezone · Senin 08 April 2019 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 08 605 2040727 ditjen-pas-upayakan-262-ribu-napi-bisa-mencoblos-di-pemilu-2019-kJRMCKdRvu.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen PAS), Sri Puguh Budi Utami mengaku terus berkoordinasi dengan Dukcapil dalam persoalan perekaman KTP-elektronik (e-KTP) bagi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan). Ditjen PAS berupaya semua napi dapat ikut mencoblos di Pemilu 2019.

"Sekarang terus dilakukan rekam cetak kemudian masih koordinasi terus dengan dukcapil supaya jumlah (napi) yang ada kecuali yang hak pilihnya dicabut bisa didata," katanya kepada wartawan di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).

(Baca Juga: Eksponen Muda Muhammadiyah Buktikan 62% Milenial Muhammadiyah Pilih Jokowi

Ilustrasi

Hingga saat ini, pihaknya masih berusaha mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penghuni lapas atau rutan. "Karena memang masih sulit dapat NIK-nya karena memang lokasi (alamat asal napi) jauh, kan harus ada surat keterangan dari RT/RW," ucapnya.

Puguh menambahkan, saat ini Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Lapas dan Rutan sebanyak 116.234 pemilih. Kemudian, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) ada sekira 11.511.

"Sampai hari ini, DPT 116.234, DPS-nya 40.898, DPTb 11.511. Datanya masih terus bergerak. Ini masih ada dua provinsi yang belum update Sulawesi Tenggara sama Papua Barat. Total napi 262 ribuan. Total lapas rutas 522," ujarnya.

(Baca Juga: Timses Jokowi Sebut Ekonomi Terbukti Maju)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini