IOWA – Calon presiden Amerika Serikat (AS) Beto O'Rourke menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, sebagai seorang rasis dan penghambat perdamaian di Timur Tengah.
Pernyataan itu muncul saat mantan anggota DPR dari negara bagian Texas ini berkampanye di Iowa.
"Hubungan AS-Israel adalah salah satu hubungan paling penting," kata O'Rourke. "Dan hubungan itu, jika ingin berhasil, harus melampaui keberpihakan di Amerika Serikat, dan itu harus mampu melampaui seorang perdana menteri yang rasis," ujarnya merujuk ke Netanyahu.
Israel saat ini tengah mengadakan Pemilu. Netanyahu berharap ia bisa kembali menjabat sebagai perdana menteri.

Netanyahu berkoalisi dengan faksi ultranasionalis, yang anggotanya menyerukan pengusiran orang Arab.