KEBUMEN - Gerakan Fogging Nasional Partai Perindo yang dicanangkan Ketua Umum, Hary Tanoesoedibjo turut digelar di Kebumen, Jawa Tengah. Kegiatan fogging ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Perindo, Edi Pranoto di Desa Selokerto, Gombong, Kebumen.
Edi menjelaskan, di Desa Selokerto, fogging menyasar 400 rumah di satu RW. Sedangkan fogging ini dilakukan setelah ditemukan 7 orang warga terjangkit DBD, di mana aatu di antaranya meninggal dunia.
"Fogging nasional sudah selesai kami gelar di Desa Selokerto. Di desa ini kami menyasar satu RW. Di RW ini ada tujuh orang kena demam berdarah dan satu orang lagi meninggal dunia," ucap Edi, Selasa (9/4/2019).
Menurut Edi, sebenarnya fogging ini sudah menjadi agenda rutin Partai Perindo Kebumen. Di mana, setiap ada permohonan dari warga, tanpa menunggu waktu lagi, pihaknya langsung bergerak melaksanakan fogging.
"Fogging sudah jadi agenda rutin kami. Tak hanya saat pencanangan fogging nasional oleh Pak Ketum, begitu ada permohonan fogging, kami langsung bergerak," tuturnya.
Saat ditanya kendala apa yang dihadapi saat fogging, Edi mengaku sama sekali tidak menemui kesulitan. Terlebih masyarakat ikut aktif membantu pelaksanaan fogging.
"Kesulitan tak ada, cuma daerah ini termasuk daerah padat penduduk. Jadi, harus ekstra keras saat menggelar fogging," ucapnya.
Selain menggelar fogging, Partai Perindo Kebumen juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran wabah demam berdarah
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.