"Partai Golkar sangat membuka kesempatan untuk para milenial berkecimpung dan mau belajar di politik. Jadi kami melihat akan ada regenerasi pemilih di Partai Golkar. Saat ini mulai nampak banyak pemilih usia milenial," ungkapnya.

Airlangga menyebutkan hasil survei internal Partai Golkar yang menunjukkan pertambahan pemilih milenial dari berbagai daerah yang mencapai 30 persen. Melihat kondisi tersebut, ia pun berharap adanya sebuah regenerasi pada setiap pesta demokrasi, terutama Pemilu 2019.
Sementara, Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan mengatakan, sejak awal pihaknya fokus dalam menggarap suara pemilih milenial dan swing voters di Kota Bekasi, dengan rutin mengadakan road show ke sekolah, kampus dan komunitas-komunitas.
Syahrul menegaskan, di era digitalisasi saat ini GEMA MKGR ingin mengajak para milenial agar melek politik. Pihaknya ingin membangun persepsi bahwa anak muda juga bisa berkarya melalui politik, dan bersama mewujudkan cita-cita bangsa.