nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keluarga Khashoggi Bantah Telah Sepakati Ganti Rugi dengan Kerajaan Saudi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 15:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 11 18 2042051 keluarga-khashoggi-bantah-telah-sepakati-ganti-rugi-dengan-kerajaan-saudi-RsksUHTAIG.jpg Foto: AFP.

JEDDAH - Keluarga Jamal Khashoggi, telah mengatakan bahwa mereka tidak membicarakan ganti rugi dengan Kerajaan Arab Saudi terkait pembunuhan jurnalis Washington Post itu. Pernyataan tersebut disampaikan untuk membantah laporan yang mengatakan bahwa Riyadh telah memberikan pembayaran besar kepada keluarga Khashoggi.

Berbicara atas nama keluarga, putra Khashoggi, Salah pada Rabu menyampaikan pernyataan dalam bahasa Inggris melalui Twitter yang isinya menyangkal bahwa ”pembicaraan mengenai pembayaran ganti rugi” telah terjadi atau sedang dibahas. Dalam pernyataan yang dilansir RT, Kamis (11/4/2019) itu, dia menambahkan bahwa mereka yang dituduh melakukan pembunuhan brutal saat ini sedang diadili dan bahwa mereka "semua akan dibawa ke pengadilan dan menghadapi hukuman."

BACA JUGA: Arab Saudi Berikan Rumah dan Santunan Jutaan Dolar untuk Anak-Anak Jamal Khashoggi

Awal bulan ini, Washington Post melaporkan bahwa anak-anak Khashoggi, termasuk Salah telah menerima rumah bernilai jutaan dolar menyusul kematian ayah mereka dan juga menerima uang bulanan dari pemerintah Arab Saudi yang nilainya mencapai ribuan dolar.

Khashoggi yang sering menulis kritik terhadap Pemerintah Arab Saudi dibunuh di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada Oktober 2018. Pembunuhannya yang dilakukan oleh tim yang memiliki hubungan dengan kerajaan itu mengejutkan dunia dan menimbulkan sorotan tajam bagi Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Riyadh mulanya menyangkal mengetahui kematian Khashoggi, namun kemudian mengakui bahwa kematiannya disebabkan oleh tim yang melanggar perintah. Menyusul pengakuan tersebut, Jaksa Saudi telah mendakwa 11 orang atas pembunuhan Khashoggi dan berusaha menjatuhkan hukuman mati untuk lima dari mereka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini