nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arab Saudi Berikan Rumah dan Santunan Jutaan Dolar untuk Anak-Anak Jamal Khashoggi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 15:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 02 18 2038274 arab-saudi-berikan-rumah-dan-santunan-bulanan-untuk-anak-khashoggi-sebagai-uang-darah-nPugi89hXS.jpg Foto: Reuters.

WASHINGTON – Anak-anak dari jurnalis Washington Post yang dibunuh, Jamal Khashoggi telah menerima rumah senilai satu juta dolar di Arab Saudi dan santunan bulanan dengan jumlah besar sebagai kompensasi atas pembunuhan ayah mereka. Hal itu diungkap oleh beberapa pejabat dan mantan pejabat kerajaan dan orang-orang yang dekat dengan keluarga Khashoggi.

Berdasarkan keterangan pejabat dan sumber yang tidak disebutkan namanya, dua putra dan dua putri Khashoggi juga mungkin mendapatkan pembayaran dalam jumlah yang lebih besar, mungkin mencapai puluhan juta dolar per orang, sebagai bagian dari negosiasi “uang diyat” atau “uang darah” yang diperkirakan akan muncul setelah persidangan tersangka pembunuhan ayah mereka selesai bulan depan.

BACA JUGA: Pasca Pembunuhan Khashoggi, Puluhan Pangeran Saudi Ingin Putra Mahkota Diganti

Pembayaran yang sebelumnya dirahasiakan adalah bagian dari upaya Arab Saudi untuk mencapai pengaturan jangka panjang dengan anggota keluarga Khashoggi. Kerajaan berusaha memastikan bahwa keluarga Khashoggi terus menahan diri untuk tidak membuat pernyataan publik tentang pembunuhan ayah mereka oleh operasi Saudi di Istanbul enam bulan lalu.

Sejauh ini anak-anak Khashoggi tidak mengeluarkan kecaman atau kritik keras terhadap Riyadh meski pembunuhan ayah mereka telah memunculkan reaksi dari dunia internasional dan sorotan negatif terhadap Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Laporan Washington Post yang dilansir Straits Times, Selasa (2/4/2019) menyebutkan bahwa pemberian rumah dan pembayaran bulanan sebesar USD10.000 (sekira Rp142 juta) atau lebih bagi masing-masing saudara disetujui pada akhir tahun lalu oleh Raja Salman. Seorang mantan pejabat Arab Saudi mengatakan pembayaran tersebut menunjukkan pengakuan bahwa "ketidakadilan besar telah dilakukan" dan sebuah upaya " untuk memperbaiki kesalahan".

BACA JUGA: Jaksa Saudi Tuntut Hukuman Mati untuk Lima Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Pejabat Saudi mendeskripsikan pembayaran tersebut sebagai sesuatu yang konsisten dengan praktik yang telah lama dilakukan kerajaan untuk memberikan dukungan finansial bagi para korban kejahatan keji atau bahkan bencana alam. Dia menolak dugaan yang menyebutkan keluarga Khashoggi memiliki kewajiban untuk tutup mulut setelah menerima santunan tersebut.

"Bantuan seperti itu adalah bagian dari kebiasaan dan budaya kami," kata pejabat itu. "Bantuan itu tidak melekat pada hal lain."

Sebagai bagian dari kesepakatan awal mereka, anak-anak Khashoggi masing-masing diberi rumah di Jeddah senilai USD4 juta. Properti tersebut adalah bagian dari kompleks bersama di mana Salah Khashoggi, putra tertua Jamal Khashoggi, menempati bangunan utama.

Menurut sumber yang dekat dengan pihak keluarga, Salah yang berprofesi sebagai seorang bankir di Jeddah adalah satu-satunya anak Khashoggi yang masih ingin tinggal di Arab Saudi. Saudara-saudaranya bermukim di Amerika Serikat dan diperkirakan akan menjual properti mereka di Sarab Saudi.

Keinginan Salah untuk tetap tinggal di Jeddah bersama keluarganya kemungkinan menjadi alasan bagi saudara-saudaranya untuk tetap menghormati pihak kerajaan dan berhati-hati memberikan pernyataan terkait pembunuhan ayah mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini