nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Masih Terus Usut Kasus Eks Kadis SDA DKI

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 12:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 12 338 2042420 polisi-masih-terus-usut-kasus-eks-kadis-sda-dki-hJJqI6PKhg.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Polda Metro Jaya menyatakan masih melanjutkan kasus dugaan perusakan lahan warga di Rawa Rotan, Cakung, Jakarta Timur, yang menyeret eks Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini. Namun, Argo menyebut akan kembali mengecek sejauh mana perkara ini bergulir.

"Nanti saya cek dulu ke penyidik sudah sampai mana," kata Argo, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Menurut Argo, pihaknya belum mendapat laporan karena penyidikan yang dilakukan itu bisa memakan waktu. Hal tersebut bisa berlangsung setahun atau bahkan dua tahun lamanya.

"Kan penyidik ada yang lama, ada yang setahun sampai dua tahun, makanya harus dicek dulu," ujar Argo.

Eks Kadis SDA DKI Jakarta, Teguh Hendrawan. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

Ia memastikan, proses hukum kasus ini terus dilakukan sampai kini, meski penetapan tersangka terhadap Teguh Hendrawan sudah dilakukan sejak Agustus 2018. Apakah ke depan akan ada pemeriksaan atau bahkan penahanan terhadap Teguh Hendrawan, Argo mengaku semuanya tergantung penyidik.

"Nanti ditanyakan lagi penyidik. Yang pasti sampai saat ini masih penyidikan," tutur Argo.

Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) meminta Polda Metro Jaya untuk lebih transparan atas penanganan perkara yang ada. Seperti menangani kasus penetapan tersangka yang dialami mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan karena sejak Agustus 2018, namun belum ada kelanjutannya.


Baca Juga : Polisi Diminta Transparan soal Kasus Eks Kadis SDA DKI

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan, atas kasus yang menjerat Teguh karena memasuki pekarangan orang lain tanpa izin, ia meminta Polda Metro Jaya untuk transparan dalam menuntaskannya.

"Hal ini agar publik tidak berpikiran negatif terhadap penyidikan kasus yang mereka tangani," ujar Neta.


Baca Juga :  Polisi Akan Periksa Kadis SDA Teguh Hendrawan sebagai Tersangka

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini