Boni Hargens Berharap Pemilu 2019 Tak Timbulkan Efek Perpecahan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 15 April 2019 22:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 15 605 2043943 boni-hargens-berharap-pemilu-2019-tak-timbulkan-efek-perpecahan-G8ep03mf5V.jpg Direktur LPI Boni Hargens (foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens berharap Pemilu 2019 tak menimbulkan efek perpecahan, serta sentimen-sentimen yang berpotensi memecah belah bangsa Indonesia.

"Ini bukan perkara kecil, ini soal Indonesia masih bertahan atau tidak ke depan. Maka jangan pernah meremehkan isu-isu yang muncul, jangan pernah mobilisasi hoaks, fitnah karena itu adalah kekuatan yang bisa menghancurkan peradaban kita," tutur Boni di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Dia menilai, di Pemilu 2019 ada kekuatan atau pihak-pihak yang ingin mengembalikan kejayaan rezim orde baru. Namun, dia enggan menyebut siapa pihak yang dimaksud. Boni mengatakan Pemilu tahun ini lebih dari sekadar sebuah pemilihan, tetapi juga menentukan arah demokrasi Indonesia ke depan.

Baca Juga: Tak Ingin Golput, Warga Berbondong-Bondong Pulang Kampung 

"Setelah 1998 perdebatan terbesar kita adalah Indonesia mau dibawa ke mana, dan kita sudah sukses pada banyak level, kita sukses membangun demokrasi, munculnya kekuatan kekuatan masyarakat sipil, media yang bebas," ucap Boni.

"Tetapi pada saat menjelang pemilihan presiden 2019, kita dihadapkan pada suatu fenomena muncul kekuatan-kekuatan politik yang kembali mengimajinasi kebesaran Orde Baru," sambungnya.

Boni mengingatkan, masyarakat agar rasional dan bijak dalam menentukan pilihan. Menurutnya, pembangunan harus tetap berlanjut demi kebaikan masyarakat.

"Apakah kita ingin bangsa ini dikendalikan oleh kekuatan yang mau membesarkan lagi Orde Baru atau kita mau pembangunan dan proses berbangsa dan bernegara ini terus maju ke depan menjadi sebuah bangsa yang besar," ucapnya.

"Ini pilihan ada di tangan kita, maka kita berharap pemilih menjadi lebih rasional, lebih bijaksana untuk melihat siapa di belakang para kandidat sehingga tidak asal memilih," lanjutnya.

Baca Juga: Rentetan Persoalan Pemilu 2019 di Luar Negeri Tak Boleh Dianggap Remeh


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini