TANJUNG BALAI KARIMUN – Pariwisata Tanjung Balai Karimun menawarkan beragam experience terbaik. Salah satunya transportasi umum Bas Kayu. Umur moda transportasi ini sudah cukup tua. Ikon ini mampu bertahan hingga kini dan dilestarikan sebagai angkutan wisata. Bas Kayu selalu jadi opsi utama Festival Barongsai 2019.
Festival Barongsai 2019 akan digelar 26-27 April. Lokasinya ada di Panggung Rakyat Puteri Kemuning, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Festival ini akan diikuti 14 tim, seperti Malaysia dan Singapura.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani pun mengungkapkan, Festival Barongsai 2019 selalu memberikan experience mengagumkan.
“Festival Barongsai 2019 adalah event besar. Pesertanya datang juga dari mancanegara. Terlepas dengan kontennya yang sangat menarik, festival ini menawarkan sisi eksotis lain. Wisatawan bisa menikmati moda transportasi unik Bas Kayu selama di Karimun,” ungkap Rizki, Rabu (17/4).
Melestarikan sejarah menjadi gambaran tepat buat Bas Kayu. Moda ini pernah mengalami kejayaan di masanya. Secara etimologi, kata ‘Bas’ diadopsi dari Bahasa Melayu yang artinya Bus.Mungkin, ketenaran Bas Kayu setara dengan oplet Mandra di sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Di masa lalu, oplet adalah sarana transportasi andalan warga Jakarta.