Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bas Kayu, Ikon Transportasi Pariwisata Karimun di Festival Barongsai 2019

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 18 April 2019 |09:06 WIB
Bas Kayu, Ikon Transportasi Pariwisata Karimun di Festival Barongsai 2019
Foto: dok Kemenpar
A
A
A

Namun, nasib Bas Kayu tampaknya sedikit lebih beruntung. Karena moda transportasi tua ini sekarang dioperasikan untuk aktivitas pariwisata. Bas Kayu biasanya digunakan sebagai transportasi di Festival Barongsai. Moda ini menjadi alat antar-jemput dari hotel menuju venue dan sebaliknya. Kapasitas mobil ini cukup besar dengan bangku panjang membujur saling berhadapan.

Agar bisa memuat lebih banyak penumpang, pada bagian tengah ditambah bangku panjang dari kayu juga. Rizki menambahkan, Bas Kayu menjadi daya tarik lain pariwisata Karimun. “Karimun memang luar biasa karena masih mempertahankan moda transportasi tua seperti Bas Kayu. Moda ini jadi daya tarik bagi wisatawan. Selain sejarahnya, bentuk fisik dari Bas Kayu ini sangat unik,” lanjut Rizki lagi.

Pada rentang waktu 1980 hingga 1995, Bas Kayu menjadi urat nadi transportasi warga Karimun. Namun, mulai masuknya angkot ke Karimun pada 1993, mengubah nasib Bas Kayu. Untuk mempertahankan eksistensinya, Bas Kayu pun menjadi prioritas angkutan pariwsiata. Keunikan moda ini karena Bas Kayu menggunakan perpaduan antara besi dan kayu sebagai body-nya.

“Karakter Bas Kayu memang unik. Belum lengkap rasanya berwisata di Karimun kalau belum mencoba Bas Kayu ini. Sesuai namanya, angkutan ini dominan menggunakan kayu yang dikombinasikan dengan unsur logam,” terang Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Kayu yang digunakan sebagai body bus berjenis sengi. Bagian yang sangat mencolok ornamen kayunya adalah list kaca depan. Bagian ini sangat nyentrik karena kaca dibagi dua bagian dan bisa dibuka tutup untuk mengalirkan udara. Pintu depannya juga dominan kayu. Menariknya, engsel pintunya biasa yang digunakan dalam rumah biasa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement